Kamis, 22 September 2011

9 KRITERIA ORANG BERAKAL (ULIL ALBAB) MENURUT AL QURAN

Ulil  Albab sering juga diterjemahkan dengan orang yang cerdas. Namun coba buka Al Quran Surat 13 ayat 19-22 disana Allah meyatakan bahwa orang yang berakal atau Ulil albab Sbb.:

1.      - Orang yang memenuhi janji Allah.

Janji kepada Allah sering kita ikrarkan dalam Solat antara lain pernyataan Takbir Allahu Akbar, apakah benar dalam realisasi kehidupan sehari-hari Allah yang paling besar dan diutamakan? Ataukah kita berbohong? Karena lebih mengutamakan hawa nafsu dan duniawi? Benarkah Syahadat kita? Atau IyyaKana’ budu wa IyyaKanas tai’n. Benarkah hanya kepada Allah saja kita mengabdi dan memohon?

2.      - Tidak merusak Perjanjian

Tidak merusak perjanjian dalam arti perjanjian dengan Allah dan perjanjian dengan manusia. Merusak perjanjian dengan Allah misalnya saat datang panggilan Adzan kita malah menunda-nunda Solat seakan ada hal yang lebih penting dan utama dan juga segala perbuatan yang melanggar hukum Allah seperti bergibah atau bergunjing, melihat yang dilarang,dsb.

3.       -Orang-orang yang menghubungkan apa yang diperintahkan Allah agar dihubungkan, hal ini antara lain menghubungkan tali silaturahmi dan persaudaraan, juga dalam solat menghubungkan bacaan lisan, penglihatan dan pendengaran dengan hati agar tercipta kekhusuan.

4.      - Orang yang takut kepada Tuhan-nya. Orang yang takut tidak akan solat dengan serampangan dan tergesa-gesa. Juga tidak akan tidur semalaman tanpa membaca Al Quran dan akan mampu bangun Solat malam. Diluar ini kita harus waspada tertipu perasaan sendiri dan syetan.

5.    -   Orang yang takut kepada hisab yang buruk. Dalam sehari semalam berapa banyak kita merenung persiapan akan hari  kiamat? Apakah kita selalu merasa aman-aman saja?

6.      - Orang yang sabar semata mengharap ridha Allah. Orang yang sabar karena Allah akan tetap berwajah cerah meski tengah diuji.

7.    -Mendirikan Solat. Solat mencegah yang keji dan munkar lahir dan batin. Jika setelah solat jiwa kita masih galau, pikiran bingung, masih ada amarah atau ketakaburan, kita harus segera analisa solat yang baru dilakukan.

8.    -   Menginfakan sebagian rezeki. Solat sering digandengkan  dengan zakat. Solat yang tidak menghasilkan kemampuan memberi manfaat kepada yang lain patut dipertanyakan.

9.       -Orang yang menolak kejahatan dengan kebaikan. Inilah criteria yang paling berat, ketika kita diperlakukan dengan buruk malah mampu membalas dengan kebaikan bukan mengikuti hawa nafsu untuk membalas amarah.

Sembilan  hal tersebut sebagai bahan perenungan apakah kita sudah termasuk golongan Ulil Albab menurut Allah, Rabbul Alamin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar